Description
Bagaimana sebuah dayah dapat berkembang menjadi ruang pendidikan yang produktif, mandiri, dan peduli lingkungan? Buku ini menghadirkan pengalaman SMAS Babul Maghfirah, Aceh Besar, dalam menghubungkan pembelajaran dengan kebutuhan nyata melalui produksi sabun cuci piring, penerapan teknologi tepat guna, kewirausahaan siswa, dan pengelolaan sampah.
Pembaca diajak mengikuti proses secara bertahap: mulai dari pemetaan masalah, pengenalan sains di balik bahan pembersih, pelatihan produksi skala kecil dan lebih besar, penggunaan tangki pengaduk, pengembangan kemasan dan identitas produk, pembentukan kelompok kerja, pemasaran melalui kegiatan expo, hingga evaluasi pengetahuan dan pembiasaan pemilahan sampah. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa praktik sederhana dapat menjadi wahana pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, kolaborasi, tanggung jawab, dan nilai ekonomi.
Disusun dari pengalaman lapangan dan dilengkapi pembahasan teknis, tabel formulasi, dokumentasi kegiatan, serta refleksi keberlanjutan, buku ini relevan bagi pengelola dayah dan pesantren, sekolah, guru, siswa, dosen, mahasiswa, serta pelaksana program pemberdayaan masyarakat yang ingin mengembangkan pembelajaran kontekstual berbasis potensi lokal.






Reviews
There are no reviews yet.